Archive for the 'Blog' Category
Merdekaa!! Jawablah Belum
Jika di setiap acara ulang tahun kemerdekaan kita selalu ada seruan merdeka. Setiap dari kita pasti menjawab merdeka. Tapi pertanyaanya benarkah kita sudah merdeka? Jika kita sudah merdeka, merdeka dari siapa penjajah? benarkah?
Kalau kita merdeka dari penjajahan belanda mungkin yaa. tapi kalau sama jepang, benarkah kita sudah terbebas dari jepang. Mungkin terlepas dari penjajahan memakai senjata oleh jepang tetapi jelas kita di jajah jepang secara ekonomi. Hanya saja tentu kita tak akan menyadarinya. Bagaimana tidak, walaupun anak negeri kita menciptakan kipas angin bahan lebih bagus tapi mereknya ke-indonesiaan pasti tak akan laku. Tapi coba made in jepang orang suruh kredit saja pasti mau.
No commentsMetode Belajar Kita
Masih ingat ketika kita masih di bangku sekolah? bagaimana bapak, ibu guru kita mengajar kita? pasti ada yang lucu ada yang galak. Ada yang menerangkan dengan jelas ada yang muter-muter. Namun adakah dari guru kita itu yang komunikatif dalam mengajarkan pelajarannya?
Itu menurut aku kekurangan dari para guru kita. pembelajaran itu hanya searah yaitu dari guru ke siswa saja. Tak ada yang komunikatif dan dua arah.
Suatu contoh aku melihat sebuah film tentang kehidupan sekolah di luar negeri. Sangat mengasikan. Di situ ibu guru mengajar sangat komunikatif. Selalu di lemparkan pertanyaan terlebih dahulu. Sehingga suasana belajar itu menyenangkan karena siswa merasa di libatkan. Bahkan ketika ada pekerjaan rumah, kemudian ada salah satu siswa tidak mengerjakan, guru itu tanya kepada siswa lainya. Guru itu bilang sama siswa lainya ” sisca apakah pantas nona monic ini keluar dari kelas karena tidak mengerjakan PR dan boleh masuk lagi setelah dia siap? ” ucap guru itu pada sisca. Sisca menjawab namun agak takut juga karena bagaimanapun monic temanya juga, tapi dia harus berkata benar. Sisca menjawab “pantas, dan boleh masuk lagi setelah siap.” Guru tadi berkata lagi anda sudah mendengar nona monic. Dan pelajaran di lanjutkan lagi.
Dari gambaran tadi guru tidak otoriter. Dia selalu menggambung musyawarah dengan komunikatif terhadap siswanya. Andaikata sisca tadi menjawab tidak pantas keluar dia harus memberi alsan juga, kenapa tidak boleh keluar.
Bagaimana jika metode seperti ini di terapkan di indonesia, siapkah para guru. Atau memang guru tidak mau di bantah, dan selalu benar sendiri? Berubahlah untuk kemajuan. Terimakasih bapak-ibu guru.
No commentsWanita Bule Itu
Pagi ini aku pergi ke sebuah supermarket untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Setelah Beres semua belanjaan, aku langsung menuju ke kasir. Ya seperti biasa, walaupun supermarket itu gede tapi pelayananannya menurut aku kurang. Karena kasir yang buka kalau pagi itu cuma ada dua kasir. Jadi melayani pembeli empat orang saja lamanya minta ampun. Aku ada di irutan kedua. Di depanku belanjaannya cukup banyak, maklum supermarket untuk kulakan katanya.
Ditengah jenuh menunggu giliran di hitung belanjaanku oleh nona kasir aku di buat kagum oleh seorang wanita bule dan anaknya. Ceritanya di supermarket itu tak ada yang namanya tas plastik untuk bungkus belanjaan. Jadi kita harus beli tas plastik agak tebal dan besar seharga dua ribu. Konsumen ada yang minta tas plastik itu. Tapi Nona kasir itu tinggi umumnya orang indonesia. Jadi dia agak kesuliatan mengambil tas yang di gantung agak tinggi itu. Melihat seperti itu Wanita bule yang jangkung tadi mengambil tas yang di gantung di sebelahnya lalu menghampiri kasir sebelahnya yang kewalahan mengambil tas tadi. Sambil tersenyum agak kaget, terima kasih ucap si kasir. Sama-sama jawab si wanita bule tadi dengan logat bulenya.
Dari kejadian ini alangkah pedulinya bule itu pada suatu keadaan di sekitarnya. Kalau kita apakah sampai segitu berpikirnya? Thank you wanita bule mengajari aku suatu tindakan yang berharga. Semoga cepat sembuh tanganmu. Karena wanita bule tadi kayaknya tangannya terkilir, dan masih dalam perawatan.
No commentsCewek Tarung Di Tempat Umum
Setelah masyarakat di bikin heboh oleh kejadian geng Nero yang memukuli calon anggotanya, kini ada lagi kaejadian dua orang gadis adu jotos di sebuah parkiran di stadion mandala krida di Yogyakarta. Kejadian itu berlangsung rabu 16 juli 2008. Kejadian itu sempat di rekam oleh seseorang menggunakan kamera handphone. Berdurasi sekitar dua menit.
Awal masalah itu belum diketahui apakah sebagai geng semacam geng nero atau atau hanya pertengkaran biasa. Namun dari video yang terekam, tak ada satupun di sekeliling kedua gadis itu yang melerainya. Bahkan ada suara untuk terus-terus seperti memberi semangat untuk terus berantem.
Kejadian-kejadian seperti apakah hal yang wajar dan kita saja yang melebih-lebihkan, atau memang sudah tak wajar sebagai kebebasan pergaulan. Atau hanya oknum seseorang yang ingin mengambil untung dari sebuah berita itu? kita tunggu saja sampai kasus itu terungkap.
Namun yang pasti bagaimana bisa terjadi yogyakarta sebagi kota pelajar yang di pandang oleh masyarakat lain sebagai kota yang santun malah pelajarnya sendiri seperti itu. Apakah semua predikat yang di sandang kota budaya itu hanya isapan jempol saja?
Kejadian seperti yang terekam dan tersebar luas tadi kayaknya patut kita sayangkan. Baik yang mempublikasikan ataupun yang bertarung harus di periksa.
No commentsGeby oh Geby
Pernah dengar lagu cewek yang bernama Geby? konon lagu ini di tujukan untuk kekasihnya yang telah meninggal ketika akan melihat di Geby manggung. Kemudian sang kekasih meninggal karena kecelakaan. Karena saking soknya kemudian si Geby bikin lagu , kemudian bunuh diri. Benarkah?
Apakah kejadian semacam ini bisa di salahkan? siapa yang tahu. Lalu apakah memang tren kita memang sudah seperti itu saat ini. Mungkin jika Geby masih hidup dia tak mau di salahkan mengambil keputusan itu. tentu dia punya alsan tersendiri dari keputusan itu. Lalu apakah si Geby ini cintanya kepada sang kekasih lebih besar dari pada cintanya kepada orang tua. Tak ada yang bisa menjawab. Dan tentu sang orang tua pasti terpukul melihat kejadian itu.
No commentsBlog Seleb Banyak Komentarnya
Mungkin jika anda seorang selebriti dan anda pingin ngeblog pasi tak perlu promosi lagi untuk dapat pengunjung dan pagerank yang banyak. Contoh saja blognya Dian Sastro Wardoyo , komentarnya di setiap postingannya bisa nyampe 300 komentar. Itu mengalahkan seleb blog seperti Darren rowse dan lainya, yang sudah kelas international.
Apa perlu jadi seleb dulu baru ngeblog yaa? Ga aku tetap pingin ngeblog walaupun aku bukanlah artis. Suatu saat aku juga pasti jadi seleb blogger juga (hahhaa).
Ranah blog kini juga banyak di ramaikan oleh artis. Ada yang blog hosting, ada juga yang masih blog gratisan. Tapi walaupun gratisan tapi banyak pengunjungnya kenapa tidak?
Jadi masih mikir untuk jadi blogger?
No commentsRp 200,- Yang Berarti
Pagi tadi saya melihat kerumunan ibu-biu yang mengantri minyak tanah. Ngantri dari pagi bawa jerigen lima literan. Lama sekali menunggu kedatangan tanki yang membawa minyak tanah itu. Akhirnya datang juga tangki itu pada pukul satu siang. Jadi biu itu menunggu sekitar lima jam untuk dapat lima liter minyak tanah.
Lima jam mungkin orang akan berkata, kok mau yaa nunggu sampai lima jam. Begitulah rakyat kecil. Mereka untuk menghemat Rp 200,- saja harus rela menunggu sampai selama itu. Coba saja kalau ibu itu mau membeli minyak tanah yang di ecerkan, pasti tak perlu menunggu tapi lebih mahal Rp 200,-.
Jadi ibu itu hanya menghemat seribu rupiah dan menunggu sampai lima jam. Tapi kenapa kok katanya sudah subsidi agar rakyat tidak sengsara, minyak tanah masih langka. Sama saja.
No comments