DPRD Latihan Tinju Lagi
Kemarin di kantor DPRD Jatim banyak yang terkejut dan heran, ketika sidang paripurna berlangsung tiba-tiba ada pertikaian antara anggota FKB DPRD Jatim.
kaiaPertin antara anggota FKB itu diwarnai aksi saling interupsi, saling tunjuk dan adu urat leher. Keras-kerasan bicara. Ketua FKB pro Gus Dur, Djafar Shodiq bahkan sempat membanting berkas SK Pergantian Pengurus FKBdihadapan Ketua DPRD Fathorasjid dan Gubernur Jatim Imam Utomo.
Bukan hanya Imam Utomo yang menggeleng-gelengkan kepala atas pertikaian anar anggota FKB itu. Sekitar 100 siswa SMA itu juga melonggo dan mengelus dada sebagai ungkapan prihatin.
Pertikaian ini bermula dari tuntutan Djafar Shodiq agar pengangkatannya sebagai Ketua FKB dibacakan dalam rapat paripurna yang akan membahas 6 Raperda Jatim. Namun tuntutan itu diabaikan Fatchor, Ketua DPRD Jatim yang juga anggota FKB.
Permintaan Djafar justru ditimpali anggota FKB Firjaun Barlaman yang meminta agar tuntutan Djafar diabaikan. Ucapan Firjaun yang menjadi pendukung Ketua FKB Masruroh kian membuat panas Djafar.
Apalagi saat M Rofik, anggota FKB juga meminta agar paripura pembahasan 6 raperda tidak membahas konflik internal FKB. “Biarlah masalah raksi diselesaikan di fraksi. Rapat paripurna fokus saja pada pembhasan 6 raperda,” kata Rofik yang juga Ketua GP Ansor Jatim ini.
Mendengar hal itu, Djafar kian meradang. Ia langsung menuding wajah Rofik dan menegaskan, Rofik termasuk yang kena PAW. Namun saat sedang bicara itu, mickrophone di depan kursi Djafar dimatikan petugas. Sedangkan petugas sekretariatan tetap meneruskan pembacaan agenda sidang.
Merasa diabaikan, Djafar Sodik kontan maju ke depan. Setelah menunjuk-nunjuk muka Fathorrasjid, Djafar membanting berkas SK Pergantian Pengurus FKP. Dengan muka merah padam, Djafar meninggalkan ruang sidang DPRD Jatim.(bj0)
Comments »
No comments yet.